Tak Ada Alasan Lain, Belanda Memang Kalah karena Kartu Merah

admin

sitefresh.net – Pemain Belanda, Matthijs De Ligt, saat meninggalkan lapangan usai mendapatkan kartu merah di laga 16 besar Euro 2020 kontra Republik Ceko hari Minggu (27/6/2021).

Efektivitas lini serang Belanda ketika menghadapi Republik Ceko dalam laga 16 besar Euro 2020 perlu dipertanyakan. Tapi kalau dianggap sebagai penyebab kekalahannya, sepertinya tidak.

Ya, Belanda yang lebih diunggulkan publik meraih kemenangan di pertandingan tersebut justru menelan kekalahan. Bermain di Ferenc Puskas Stadium, Minggu (27/6/2021), Die Oranje tumbang dengan skor 0-2.

Pasukan Frank de Boer hanya mampu melepaskan enam kali tembakan yang tidak menemui sasaran. Akan tetapi, beberapa peluang mereka cukup membahayakan. Seharusnya Belanda sanggup membawa pulang setidaknya satu gol.

Itu, andai mereka tidak bermain dengan 10 orang sejak menit ke-55. Mereka harus kehilangan salah satu pemain pentingnya, yakni Matthijs De Ligt, yang mendapatkan kartu merah setelah melanggar keras Patrik Schick.

Bermain dengan 10 orang praktis membuat haluan permainan berubah drastis. Belanda jadi kesulitan menjalankan skema penyerangannya. De Boer bahkan percaya kalau timnya tampil lebih baik sebelum kartu merah keluar dari kantong wasit.

“Mereka adalah lawan yang berat, tapi saya pikir kami lebih baik sampai kartu merah keluar. Kami tampil mendominasi permainan,” ujar De Boer seperti yang dikutip dari situs resmi UEFA.

“Denzel [Dumfries] berlari sampai ke garis tepi beberapa kali di babak pertama dan begitu juga dengan Patrick [van Aanholt]. Namun dalam setiap kasusnya, memiliki bola terakhir selalu lebih baik,” katanya.

Kapten Belanda, Georginio Wijnaldum, juga menitikberatkan penyebab kekalahan timnya pada kartu merah. Sejak momen itu, pertandingan jadi terasa berat buat mereka.

“Gol yang kami sia-siakan, peluang yang tak kami manfaatkan. Itu semua berlalu-lalang di kepala saya. Setelah kartu merah, kami merasa sulit untuk memberikan tekanan kepada mereka. Semuanya jadi terasa sulit,” kata Wijnaldum.

De Ligt pun mengakui hal yang sama. Dan sebagai pelaku kesalahan fatal tersebut, ia tahu bahwa kartu merah yang diterimanya membuat semuanya menjadi buruk buat Die Oranje.

“Saya tidak merasakan sensasi kalau pemain Republik Ceko menciptakan banyak peluang mencetak gol, tapi sudah jelas kalau kartu merah itu membuat perbedaan,” tutur De Ligt.

Source : Agen Judi Bola Terpercaya

Next Post

Prediksi Skor Bolivia vs Argentina – Copa Amerika 29 Juni 2021

Prediksi Skor Bolivia vs Argentina – laga penutup fase grup A Copa Amerika makan di langsungkan pekan depan yang akan mempertemukan skuat timnas Bolivia kontra Argentina, Interbola Judi Bola Online terpercaya Pertandingan antara Bolivia vs Argentina di jadwalkan akan di gelar di Arena Pantanal, Selasa 29 Juni 2021 pada pkl […]